KONSULTASI : Jama’ Antara Shalat Jum’at dengan Shalat Ashar

Tanya :

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apakah seorang musafir diwajibkan untuk melakukan Shalat Jum’at? Dan apakah boleh menjama’ antara shalat Jum’at dengan Shalat Ashar? Syukron.

 

Jawab :

>>Wa’alaykumus salam wa rahmatullah wabarakatuh. Kewajiban Shalat Jum’at gugur bagi seorang musafir. Sebagaimana diriwayatkan dari diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar p, dari Nabi a, beliau bersabda;

لَيْسَ عَلَى مُسَافِرٍ جُمُعَةٌ.

 “Tidak ada kewajiban Shalat Jum’at bagi musafir.” (HR. Thabrani : 822. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah dalam Shahihul Jami’ : 5405)

Dan tidak sah menjama’ antara Shalat Jum’at dengan Shalat Ashar. Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin Rahimahullah;

”Tidak sah (menjama’ antara Shalat Jum’at dengan shalat Ashar), dilihat dari beberapa sisi; Ini adalah qiyas dalam hal ibadah, Shalat Jum’at berdiri sendiri dengan beragam hukum didalamnya, dan sangat berbeda dengan Shalat Zhuhur, Qiyas ini menyalahi Sunnah secara zhahir.”

Namun diperbolehkan bagi seorang musafir untuk melakukan Shalat Zhuhur dan Ashar dengan jama’ dan qashar.  Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: