KONSULTASI : Terkena Kotoran Cicak Ketika Shalat

LINE KONSULTASI VIA SMS : 0856-55865618

Tanya :

Ustadz mau tanya ketika kita sedang sholat masuk raka’at kedua, tiba-tiba kita terkena/menyentuh kotoran cicak, apa kita terus selesaikan shalat dan tetap sah? Atau kita hentikan dan kita wudhu lagi dan shalat lagi? Jazakumullah khoir.

Jawab :

>>Bismillah, jika terkena najisnya ketika sedang shalat, maka jika ia dapat membuang najis tersebut dengan tidak membuka auratnya, maka hendaknya dibuang, shalatnya tetap dilanjutkan dan shalatnya sah. Sedangkan jika ia tidak dapat membuang najis yang ada pada dirinya tersebut, karena dapat membuka auratnya. Maka dia tetap melanjutkan shalatnya, dan shalatnya sah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu ’anhu, ia berkata;

بَيْنَمَا رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ إِذْ خَلَعَ نَعْلَيْهِ فَوَضَعَهُمَا عَنْ يَسَارِهِ، فَلَمَّا رَأَى ذَلِكَ الْقَوْمُ أَلْقَوْا نِعَالَهُمْ، فَلَمَّا قَضَى رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتُهُ قَالَ : مَا حَمَّلَكُمْ عَلَى إِلْقَائِكُمْ نِعَالِكُمْ؟ قَالُوْا : رَأَيْنَاكَ أَلْقَيْتَ نَعْلَيْكَ فَأَلْقَيْنَا نِعَالَنَا، فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ جَبْرِيْلَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَانِيْ فَأَخْبِرْنِيْ أَنَّ فِيْهِمَا قَذَرًا أَوْ قَالَ أَذَى، وَقَالَ : إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَلْيَنْظُرْ، فَإِنْ رَأَى فِيْ نَعْلَيْهِ قَذَرًا أَوْ أَذَى فَلْيَمْسَحَهُ وَلِيُصَلِّ فِيْهِمَا.

“Suatu hari kami shalat bersama Rasulullah Shalallahu ’alaihi wa Sallam. Ketika shalat telah dimulai tiba-tiba beliau melepas sandalnya, lalu meletakkan disamping kirinya. Melihat Nabi n melepas sandalnya orang-orang ikut melepas sandal mereka. Setelah selesai shalat, beliau bertanya, ”Mengapa kalian melepas sandal kalian?” Mereka menjawab, ”Karena kami melihat engkau melepas sandal, maka kami melepas sandal-sandal kami.” Beliau menjawab, ”Sesungguhnya Jibril ’alaihis Salam mendatangiku untuk mengabarkan kepadaku bahwa pada sandalku terdapat kotoran. Apabila kalian datang ke masjid, maka memperhatikanlah (sandal kalian). Jika melihat pada sandalnya tersebut terdapat kotoran atau najis, maka hendaklah ia menggosokkan (ke tanah), lalu (silakan) shalat dengan menggunakan keduanya.”

(HR. Abu Dawud : 650 dan Ahmad. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah dalam Irwa’ul Ghalil : 284)

Faidah dari hadits di atas adalah; menunjukkan bahwa Rasulullah Shalallahu ’alaihi wa Sallam tetap meneruskan shalatnya meskipun beliau mengetahui bahwa terdapat najis pada sandal beliau. Beliau melepas sandalnya yang terkena najis, karena melepas sandal tidak menjadikan terbukanya aurat beliau. Wallahu a’lam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: