BUKU : Shalat Khusus

Ada beberapa shalat yang disyari’atkan untuk dilakukan pada waktu-waktu khusus dan dengan tata cara yang khusus pula, diantara adalah :

v  Shalat Gerhana; adalah shalat yang dilakukan ketika terjadi gerhana, baik itu; gerhana matahari maupun gerhana bulan. Shalat Gerhana hukumnya adalah Sunnah Muakkadah bagi setiap muslim dan muslimah, yang mukim (menetap) maupun di perjalanan.

v  Shalat Istisqa’; adalah shalat meminta hujan kepada Allah q pada musim paceklik. Hukum Shalat Istisqa’ menurut Jumhur adalah Sunnah Mustahabah (dianjurkan), ketika manusia mengalami kekeringan, dan hujan tidak kunjung turun.

v  Shalat Khauf; adalah shalat-shalat fardhu yang dilakukan dengan berjama’ah, dengan tata cara yang tertentu, pada waktu kaum muslimin berperang melawan musuh. Shalat pada kondisi seperti ini memiliki beberapa kekhususan yang tidak berlaku pada waktu aman. Shalat Khauf tetap disyari’atkan sampai Hari Kiamat.

 

Buku ini telah disarikan dari kitab-kitab para ulama’ Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan berupaya disajikan dengan ringkas tetapi padat. Semoga kehadiran buku ini dapat membantu memudahkan kaum muslimin dalam memahami hukum seputar Shalat-shalat Khusus tersebut.

36. Shalat Khusus

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: