BUKU : Hari Raya

Dahulu pada masa jahiliyah orang-orang Arab memiliki dua hari raya yang biasa diperingati pada masa jahiliyah, yaitu hari Nairuz dan hari Mahrajan. Nairuz atau Nauruz dalam bahasa Persia artinya hari baru, maksudnya perayaan tahun baru. Adapun Mahrajan adalah gabungan dari kata ‘Mahr’ yang artinya matahari dan ‘Jan’ yang artinya kehidupan atau ruh. Dan hari Mahrajan adalah hari perayaan pada pertengahan musim gugur, dimana udara tidak panas dan tidak dingin. Atau juga merupakan istilah bagi pesta yang diadakan untuk hari bahagia. Kemudian setelah datangnya Islam, maka dua hari raya tersebut digantikan dengan dua hari raya yang lebih baik yaitu ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adh-ha.

Buku ini berisi tentang tuntunan untuk meraih pahala di Hari Raya, yaitu dengan melakukan amalan-amalan yang disyari’atkan dan menjauhi amalan-amalan yang menyimpang. Buku ini disarikan dari beberapa kitab para ulama’ Ahlus Sunnah wal Jama’ah, dan berupaya disajikan dalam bentuk yang praktis, sehingga mudah untuk dipahami, insya Allah. Semoga kehadiran buku ini dapat bermanfaat bagi kaum muslimin dan dapat membantu mereka  untuk meraih pahala yang sempurna di Hari Raya.

27. Hari Raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: